Kunjungi Nusa Tenggara Timur


Ingin liburan di tempat yang sejuk dan nyaman??

Isi liburan anda dengan mengunjungi Nusa Tenggara Timur!!

Nikmatilah berbagai masakan khas NTT, tempat wisata yang nyaman serta budayanya...

Liburan yang takkan terlupakan hanya di Nusa Tenggara Timur!!

Selamat Berlibur!!




Multikulturalisme di Nusa Tenggara Timur

Guru Agama ditatar Wawasan Multikultural

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Mamulak, Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya mengatakan bahwa kegiatan orientasi wawasan multikultural ini sangat penting untuk masyarakat NTT yang pluralistik.

Kondisi yang pluralistik ini, lanjut Gubernur Lebu Raya, di satu pihak merupakan kekayaan bangsa yang patut dibanggakan, tetapi juga menyimpan potensi konflik yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sebut saja kasus Ambun, kasus Sampit, kasus Poso, konflik Aceh dan lainnya. Ini memperlihatkan bahwa kemajemukan itu bisa juga menjadi ancaman terhadap disintegrasi bangsa. Ini yang harus dicegah sedini mungkin," harap Lebu Raya.
Dikatakannya, pemerintah propinsi sangat respek terhadap kegiatan semacam ini. Pasalnya, acara tersebut memiliki nilai strategis dalam menanamkan benih-benih kerukunan dan multikulturalisme, demi terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, damai dan harmonis.

"Kami berharap agar nilai-nilai kerukunan dan multikultural itu terus menerus ditanamkan dan diinternalisasikan dalam diri setiap orang, agar sejak dini setiap orang memiliki sikap dan kepribadian yang toleran, yang cinta damai dan selalu menghargai perbedaan," ujar Lebu Raya.

Dia juga berharap setelah kegiatan itu, guru-guru dalam mengaplikasikannya di sekolah masing-masing. Dengan begitu, anak-anak lebih dini mendapatkan nilai-nilai plus dari kehidupan pluralistik warga daerah ini.

"Kalau sejak awal anak-anak telah memiliki nilai-nilai kebersamaan, nilai-nilai toleransi, cinta damai dan selalu menghargai perbedaan, maka nilai-nilai itu akan tercermin pada tingkahlaku mereka sehari-hari," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Bina Kesejahteraan Rakyat Setprop NTT, Dr. Filemon da Lopez, M.S, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bagian (Kabag) Agama, Biro Kesra Setprop NTT, Drs. Muhammad Gaus, mengatakan, kegiatan itu bertujuan mengembangkan visi dan misi bagi para guru agama dalam membina kerukunan hidup beragama yang lebih dinamis.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menambah wawasan guru-guru agama agar dalam mengajar pendidikan agama, harus berwawasan multikultural.

"Peserta kegiatan ini sebanyak 50 orang yang terdiri dari guru-guru agama, baik yang beragama Katolik, kristen Protestan, Islam, Hindu/Budha, di tingkat SLTP dan SLTA," ujar Filemon. (kro)

http://www.pos-kupang.com/read/artikel/31927/sitemap.html


Penyebab :

Guru agama diberikan wawasan multikultural agar dapat mengajarkan ke murid-muridnya hal positif sejak dini. Dimulai dari rasa gotong royong, kebersamaan, dan lainnya. Ini sangat membantu para murid agar dapat membentuk tingkah laku murid agar menjadi anak yang baik dan terdidik.

Solusi :

Wawasan multikultural ditingkatkan ke setiap sekolah agar murid-muridnya terdidik dengan baik sehingga murid-murid dapat menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki tingkah laku baik serta rasa saling tolong-menolong antar sesama juga meningkat dan rasa kebersamaan, dan damai pun tercipta.


Seputar Nusa Tenggara Timur


Mata Pencaharian

Mata Pencarian dari pada masyarakat adalah Pertanian, disamping itu perternakan sebagai kerja sampingan yang dilaksanakan.


Agama dan Kepercayaan Setempat :

Nusa Tenggara Timur merupakan daerah kepulauan yang daratannya sangat kering dan tidak sesubur Nusa Tenggara Barat. Nusa Tenggara Timur memiliki beberapa pulau besar yakni Flores, Sumba, Alor, Roti, Sabu, dan Timor.

Propinsi Nusa Tenggara Timur didominir oleh Agama Kristen (Katolik dan Protestan) dan sebagian Agama Islam. Perkembangan Agama Katholik di sebarkan oleh Bangsa Portugis dan Agama Kristen Protestan di sebarkan oleh Bangsa Belanda.

Penyebaran Agama Islam masuk ke Nusa Tenggara Timur melalui pedagang dari Ternate menyebarkan Agama Islam melalui kabupaten Alor. Untuk wilayah Sumba melalui Nusa Tenggara Barat dan dari Pulau Flores melalui Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.

Sedangkan untuk Agama Hindu dan Budha penyebarannya melalui pendatang yang melaksanakan tugas di Nusa Tenggara Timur.




http://www.setyanovanto.info/data-dan-informasi-nusa-tenggara-timur

Kondisi Geografis Nusa Tenggara Timur

Kondisi Geografis Nusa Tenggara Timur :


Wilayah (luas darat dan laut, jumlah pulau) :

Luas wilayah daratan 47.349,9 km2 dan luas wilayah lautan 200.000 km2. Jumlah pulau yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur 566 pulau dimana 42 pulau telah dihuni sedangkan 524 pulau tidak berpenghuni. Adapun pulau yang telah memiliki nama 246 pulau dan yang belum memiliki nama 320 pulau

Letak Geografis :

Provinsi Nusa Tenggara Timur terletak antara 80-120 Lintang Selatan dan 1180 - 1250 Bujur Timur

Batas Wilayah

Provinsi NTT dibagi atas 4 pulau yaitu Pulau Timor, Pulau Flores, Pulau Sumba dan Pulau Alor.

Iklim (curah hujan, suhu, dan kelembaban)

Seperti halnya di tempat lain di Indonesia, di Nusa Tenggara Timur dikenal 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Pada bulan Juni - September arus angin berasal dari Australia dan tidak banyak mengandung uap air sehingga mengakibatkan musim kemarau. Sebaliknya pada bulan Desember-Maret arus angin banyak mengandung uap air yang berasal dari Asia dan Samudera Pasifik sehingga terjadi musim hujan.

Keadaan Iklim

Rata-Rata

Suhu (ÂșC)

26,7

Kelembaban Udara (%)

77,3

Curah hujan (mm/th)

265,9

Kecepatan Angin (Knot)

3,6



http://www.batukar.info/wiki/geografis-ntt

Fauna Nusa Tenggara Timur


Biawak

Biawak adalah sebangsa reptil yang masuk ke dalam golongan kadal besar, suku biawak-biawakan (Varanidae). Biawak umumnya menghuni tepi-tepi sungai atau saluran air, tepian danau, pantai, dan rawa-rawa termasuk rawa bakau. Di perkotaan, biawak kerap pula ditemukan hidup di gorong-gorong saluran air yang bermuara ke sungai.



Rusa Timor

Hewan yg sangat mirip dgn rusa sambar C. unicolor & hanya dpt dibedakan melalui bentuk rangga pd jantan dewasa. Lebih beradaptasi di padang rumput terbuka daripada rusa sambar. Umumnya terdapat di hutan sekunder di daerah yg landai, tapi juga di hutan Dipterocarpacae yg tinggi di daerah berlereng curam & di hutan rawa. Memasuki beberapa kebun untuk mencari makanan, aktif biasanya pd malam hari, menyukai makanan berupa rumput, terna, perdu, dedaunan muda tumbuhan berkayu & buah-buahan yg jatuh. Sering mengunjungi sumber mineral alami. Aktifitas nokturnal & sifat solider mungkin akibat perburuan yg hebat.




Ayam Hutan

Ayam hutan adalah nama umum bagi jenis-jenis ayam liar yang hidup di hutan. Dalam bahasa jawa disebut dengan nama ayam alas, dalam bahasa madura ajem alas, dan dalam bahasa Inggris junglefowl; semuanya merujuk pada tempat hidupnya dan sifatnya yang liar.

Ayam-ayam ini dari segi bentuk tubuh dan perilaku sangat serupa dengan ayam-ayam peliharaan, karena memang merupakan leluhur dari ayam peliharaan. Jantan dengan betina berbeda bentuk tubuh, warna dan ukurannya. Ayam hutan jantan memiliki bulu yang berwarna-warni dan indah, berbeda dengan ayam betinanya yang cenderung berwarna monoton dan kusam.


http://www.wikipedia.org
http://www.iwf.or.id/rusa%20timor.html


Flora Nusa Tenggara Timur


Pohon Lontar

Sejenis palem berbatang satu yg kuat & kokoh, dgn tinggi 15-30m, batangnya ke arah ujung & pangkal membesar dgn daun membentuk tajuk. Pelepah yg lebar serta pd bgn atas hitam, bunga jantan di dlm alur spt yg ada pd tanduk, bunga betina poros bulir dgn daun pelindung yg besar. Buahnya bulat peluru berdiameter 7-20cm, tenda bunga membesar, dinding buah tengah berserabut dgn buah keras 3, lepas & putik lembaga berongga. Tumbuhan ini banyak dimanfaatkan daging buahnya.




Cendana


Cendana, atau cendana wangi, merupakan pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aromanya selama berabad-abad. Konon di Sri Lanka kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja seja abad ke-9. Di Indonesia, kayu ini banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Pulau Timor, meskipun sekarang ditemukan pula di Pulau Jawa dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya.

Cendana adalah tumbuhan parasit pada awal kehidupannya. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung kehidupannya. Karena prasyarat inilah cendana sukar dikembangbiakkan atau dibudidayakan.

Kayu cendana wangi (Santalum album) kini sangat langka dan harganya sangat mahal. Kayu yang berasal dari daerah Mysoram di India selatan biasanya dianggap yang paling bagus kualitasnya.

Kayu cendana dianggap sebagai obat alternatif untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan. Minyak dasar kayu cendana, yang sangat mahal dalam bentuknya yang murni, digunakan untuk menghilangkan rasa cemas.



Pohon Kayu Putih

Pohon kayu putih terdapat secara alami di daerah Asia Tenggara, yang tumbuh di dataran rendah atau rawa tetapi jarang ditemukan di daerah pegunungan. Tanaman kayu putih yang tumbuh di rawa-rawa mempunyai komposisi kimia yang berbeda dengan yang terdapat pada dataran rendah. Tanaman yang tumbuh di rawa-rawa mempunyai kadar sineol yang rendah, bahkan ada yang tidak mengandung sineol, sehingga tanaman kayu putih yang tumbuh di rawa-rawa tidak mempunyai nilai ekonomi.

Tanaman kayu putih dapat tumbuh di daerah yang mengandung air garam, angin bertiup kencang, kering dan berhawa sejuk. Dengan kondisi diatas maka tanaman ini dapat juga ditanam didaerah pantai dan pegunungan.

Karena dapat tumbuh di daerah yang tandus, maka penanaman kayu putih selain untuk mendapatkan minyaknya, dapat juga digunakan untuk mencegah erosi pada tanah yang gundul.




http://www.nttprov.go.id/ntt_09/index.php?hal=flora

Makanan Khas Nusa Tenggara Timur


Tumis Bunga Pepaya

Bahan:

  • 200 gram bunga papaya, siangi lalu direbus
  • 150 gram daun pakis, siangi
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 ruas jahe, memarkan
  • 1 batang sereh,memarkan

Bumbu halus


  • 5 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt terasi yang sudah matang
  • 5 buah cabai merah atau sesuai selera
  • Garam secukupnya


Cara Pembuatan :

Panaskan minyak secukupnya lalu tumis bumbu halus bersama dnegan jahe dan sereh sampai harum. Setelah itu masukkan bunga papaya dan daun pakis lalu masak sampai sayuran layu dan matang.







Jagung Bose Bahan :
  • 250 gram biji jagung yang sudah tua
  • 500 cc santan
  • ½ sdt garam
  • 50 gram kacang hijau
  • 50 gramkacang tolo
  • 3 lembar daun labu dipotong potong.


Cara Pembuatan :

Cuci jagung dan rendam semalaman dengan air. Setelah itu gosok gosok jagung diatas tampah supaya kulit arinya keluar. Setelah benar benar bersih, kukus jagun itu selama dua jam. Kemudian rebus jagung bersama santan, kacang kacangan dan dua labu sampai matang.





Sambal Ikan Teri Asin

Bahan :

  • 5 buah cabai rawit, iris kasar
  • 3 buah jeruk nipis mentah yang berwarna hijau, iris kecil-kecil bentuk dadu
  • 3 siung bawang merah, iris halus
  • 3 tangkai daun kemangi, ambil daunnya
  • 2 buah tomat mengkal, iris dadu
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm teri nasi, rendam air panas, tiriskan


Cara Pembuatan:

  • Campur semua bahan, aduk hingga rata.
  • Diamkan ± 1/2 jam sampai teri meresap bumbu
  • Hidangkan


http://www.ahlinyalambung.com/?q=content/tumis-bunga-pepaya&pg=healthy_detail_body
http://cuek.wordpress.com/2009/01/06/sambal-ikan-teri-asin-nusa-tenggara-timur/

Tempat Wisata Daratan Alor


Pantai Mali

Pantai mali berada di desa kabola kecamatan teluk mutiara dengan jarak 10 KM dari kota kalabahi. Pantai ini menyajikan air yang tenang dengan pasir putih dan taman wisata alam laut yang indah serta rimbunan pohon kelapa yang syarat berbuah.


Dari pantai ini dapat dilihat pulau Sika yang sangat indah dan terdapat sebuah kuburan tua dan keramat. Objek ini dapat dijangkau dengan angkutan umum dengan intensitas sedang, ojek mobil probadi atau sewaan.


Dari pantai mali sekitar 3 km dapat dilihat suatu pemandangan alam hutan nostalgia dimana para pengunjungnya diberikan anakan tanaman untuk ditanam sekitar lokasi dengan mencantumkan namanya pada pohon tersebut. Pada hutan ini juga terdapat sebuah mata air yang sejuk dibawah rerimbunan pohon kenari dan cendana yang indah.




http://www.nttprov.go.id/ntt_09/index.php?hal=wisalor

Kebudayaan Nusa Tenggara Timur

TARIAN

Tarian adat yang ada di wilayah Propinsi Nusa Tenggara
Timur sangat beragam, hal ini disebabkan karena jumlah suku yang mendiami wilayah ini sangat beragam serta ditambah dengan wilayah yang terdiri dari kepulauan.




TARI HOPONG

Asal tarian : Helong

Hopong adalah sebuah upacara tradisional masyarakat Helong yang mengijinkan para petani untuk menuai atau panen di ladang pertanian. Upacara Hopong adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh para petani dalam bentuk doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan dan nenek moyang.
Upacara Hopong dilakukan pada masa panen disuatu rumah yang ditentukan bersama dan dihadiri oleh tua-tua adat serta lapisan masyarakat. Tarian ini juga menggambarkan kehidupan bersama nilai religius, gotong royong.
Musik pengiring gendang, tambur, gong




TARI MANEKAT (TEMPAT SIRI)

Asal tarian : Kabupaten TTS

Menurut masyarakat Dawan dalam kehidupan adat istiadatnya sapaan selalu ditandai dengan siri pinang. Siri pinang merupakan lambang penghormatan untuk memberikan harkat dan martabat seseorang.




TARI PEMINANGAN

Asal tarian : Kabupaten TTU

Tarian ini menggambarkan bentuk peminangan ala orang dawan di Kabupaten Timor Tengah Utara. Peminangan dapat juga diartikan sebagai suatu ungkapan perasaan cinta yang tulus.ungkapan kepolosan hati antara sepasang kekasih yang hendak mengikat kasih.Suatu ungkapan bahwa kehadiran dari seseorang diterima dengan sepenuh hati, dengan tangan terbuka.
Tarian ini juga melambangkan penyambutan, penghormatan atas kehadiran seorang tamu istimewa yang mendatangi tempat mereka.




TARI LIKURAI

Asal tarian : Kabupaten Belu

Dalam masyarakat Belu tari Likurai merupakan tari yang dibawakan oleh gadis-gadis / ibu-ibu untuk menyambut tamu-tamu terhormat atau pahlawan yang pulang dari medan perang.




TARI DODAKADO

Asal tarian : Kabupaten Alor

Tarian yang berasal dari permainan rakyat ini Alor ini menggambarkan keceriaan muda-mudi pada saat acara-acara pesta adat. Yang menarik dari tarian ini adalah ketangkasan muda-mudi dalam berlompat-lompat diatas permainan bambu.




TARI TEOTONA

Asal tarian : Kabupaten Rote Ndao

Tarian ini berasal dari kerajaan Oenale di Rote. Tarian ini termasuk tarian sacral dalam menyambut kaum pria yang kembali dari medan perang.
Pria dan wanita bersama-sama menunjukan kegembiraannya dengan menari secara ekspresif.




TARI LEDO HAWU

Asal tarian : Kabupaten Kupang/ Sabu

Tarian ini biasa dibawakan pada saat upacara kematian kepala adat, dengan maksud mengusir setan ditengah jalan, agar perjalanan arwah kehadapan pencipta tidak dihalangi.
Istilah lain dari tari ini dapat dikatakn sebagai penyapu ranjau.




TARI LEKE

Asal tarian : Kabupaten Sikka

Tari ini mengambarkan pesta para masyarakat etnis Sikka Krowe sebagai ungkapan syukur atas keberhasilan.
Biasanya ditarikan pada waktu malam hari yang diiringi musik gong waning dengan lantunan syair-syair adat.




TARI POTO WOLO

Asal tarian : Kabupaten Ende

Fungsi tari ini biasa digunakan untuk menjemput para tamu agung, atau seorang kepala suku yang diangkat secara adat. Poto artinya mengangkat atau menjunjung kebesarannya; Wolo artinya gunung atau bukit.

WASA WOJORANA

Asal tarian : Kabupaten Manggarai

Tarian ini biasanya dilaksanakan pada upacara adat menjelang padi lading menguning.
Wasa Wojarana menggambarkan luapan rasa gembira , dengan meilhat bulir-bulir padi lading yang menjanjikan dan sebagi ungkapan terimakasih kepada pencipta dan sekaligus memohon agar panen tidak gagal akibat bencana alam dan ancaman hama.
Tarian ini ditampilkan ditampilkan dengan irama pelan dan cepat .




TARI TOGADU

Asal tarian : Kabupaten Ngada

Todagu menggambarkan keperkasaan pemuda Nage Keo dalam berperang dan membangkitkan senmangat patriotisme.
Tarian ini diiringi oleh bambu dan tambur.




TARI KANDINGANGU

Asal tarian : Kabupaten Sumba Timur

Pada zaman dahulu Kandingangu ditarikan pada upacara adata tradisional untuk memohon kehadiran pencipta alam semesta (dewa-dewi). Namun masa kini tari ini biasa dipentaskan saat menyambut tamu agung atau dalam acara ramah tamah.




TARI YAPPA IYA

Asal tarian : Kabupaten Sumba Barat
Tari ini menggambarkan kegiatan masyarakat Mbarambanja dalam kegiaatanya menangkap ikan.




TARI HEDUNG BUHU LELU

Asal tarian : Kabupaten Lembata
Suatu kegiatan kekerabatan penghalusan kapas yang telah dipisahkan dari bijinya. Pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh perempuan, baik itu ibu-ibu maupun gadis-gadis dan aktivitas ini merupakan suatu kerajinan rumah tangga.

ALAT MUSIK

ALAT MUSIK TIUP


FOY DOA


Seberapa lama usia musik Foy Doa tidaklah diketahui dengan pasti karena tidak ada peninggalan- peninggalan yang dapat dipakai untuk mengukurnya. Foy Doa berarti suling berganda yang terbuat dari buluh/bamabu keil yang bergandeng dua atau lebih.
Sistem penalaan, Nada-nada yang diproduksi oleh musik Foy Doa adalah nada-nada tunggal dan nada-nada ganda atau dua suara, hak ini tergantung selera si pemain musik Foy Doa.
Bentuk syair, umumnya syair-syair dari nyanyian musik Foy Doa bertemakan kehidupan , sebagai contoh : Kami bhodha ngo kami bhodha ngongo ngangi rupu-rupu, go-tuka ate wi me menge, yang artinya kami harus rajin bekerja agar jangan kelaparan.
Cara Memainkan, Hembuskan angin dari mulut secara lembut ke lubang peniup, sementara itu jari-jari tangan kanan dan kiri menutup lubang suara.


FOY PAY

Alat musik tiup dari bambu ini dahulunya berfungsi untuk mengiringi lagu-lagu tandak seperti halnya musik Foy Doa.
Dalam perkembangannya waditra ini selalu berpasangan dengan musik Foy Doa. Nada-nada yang diproduksi oleh Foy Pai : do, re, mi, fa, sol.



SULING

Umumnya seluruh kabupaten yang ada di NTT memiliki instrumen suling bambu, seperti di Sumba terdapat suling hidung. Namanya demikian karena suling ini ditiup dari hidung.Orkes suling ini terdiri dari suling pembawa melodi (suling keil), dan suling pengiring yang berbentuk silinder yaitu, suling alto, tenor, dan bass. Suling pengiring ini terdiri dari 2 bambu yang berbentuk silinder yaitu, bambu peniup berukuran keil dan bambu pengatur nada berbentuk besar.
Cara memainkan : suling sopran atau pembawa melodi seperti memainkan suling pada umumnya, dan suling pengiring sementar bambu peniup dibunyikan, maka bambu pengatur nada digerakkan turun dan naik, yaitu sesuai dengan nada yang dipilih. Keualui pada sulign bass, bambu peniup yang digerakkan turun dan naik.
Fungsi alat musik suling ini untuk menyambut tamu atau untuk memeriahkan hari-hari nasional.





ALAT MUSIK PETIK


HEO

Alat gesek (heo) terbuat dari kayu dan penggeseknya terbuat dari ekor kuda yang dirangkai menjadi satu ikatan yang diikat pada kayu penggesek yang berbentuk seperti busur (dalam istilah masyarakat Dawan ini terbuat dari usus kuskus yang telah dikeringkan). Alat ini mempunyai 4 dawai, dan masing-masing bernama :
- dawai 1 (paling bawah) Tain Mone, artinya tali laki-laki
- dawai 2 Tain Ana, artinya tali ana
- dawai 3 Tain Feto, artinya tali perempuan
- dawai 4 Tain Enf, artinya tali induk
Tali 1 bernada sol, tali 2 bernada re, tali tiga bernada la dan tali 4 bernada do.


KETADU MARA

Alat musik petik dua dawai yang biasa digunakan untuk menghibur diri dan juga sebagai sarana menggoda hati wanita. Alat musik ini dipercayai pula dapat mengajak cecak bernyanyi dan juga suaranya disenangi makluk halus.


SOWITO

Alat musik pukul dari bambu dari Kabupaten Ngada. Seruas bambu yang dicungkil kulitnya berukuran 2 cm yang kemudian diganjal dengan batangan kayu kecil. Cungkilan kulit bambu ini berfungsi sebagai dawai. Cara memainkan dipukul dengan sebatang kayu sebesar jari tangan yang panjangnya kurang dari 30 cm. Sertiap ruas bambu menghasilkn satu nada. Untuk keperluan penggiringan, alat musik ini dibuat beberapa buah sesuai kebutuhan.

ALAT MUSIK BUNYI-BUNYIAN


THOBO

Alat musik tumbuk dari bambu ini berasal Kabupaten Ngada. Seruas Bambu betung yang buku bagian bawahnya dibiarkan, sedangkan bagian atasnya dilubangi. Ara memainkannya ditumbuk ke lantai atau tanah (seperti menumbuk padi). Alat musik ini berfungsi sebagai bass dalam mengiringi musik Foy doa.



http://www.nttprov.go.id






Tempat Wisata Daratan Flores


Pemandian Air Panas Mengeruda


Pemandian air panas Mengeruda di Soa yang terletak kurang lebih 50 km dari Riung ke arah Selatan pada ketinggian kurang lebih 1000 meter di atas permukaan laut. Pemandian air panas Mengeruda adalah salah satu pemandian air panas yang timbul secara alami dari tanah yang rata dengan suhu rata-rata 30-0 derajat Celcius.

Wisatawan asing yang masuk dipungut bayaran Rp 2.500 per orang. Wisatawan domestik Rp 1.000 per orang. Para wisatawan yang datang ke situ umumnnya berendam sepanjang hari di air yang sedikit mengandung belerang itu. Sore harinya mereka melanjutkan perjalanan. Umumnya ke Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada yang berudara sangat dingin karena terletak pada ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut. Pada awalnya, pemandian air panas Mengeruda adalah pemandiang alam bagi para petani di sekitarnya yang telah lelah bekerja seharian di ladang. Sebelum pulang ke rumah mereka merendamkan diri di situ sehingga segar kembali.






Danau Kelimutu (Danau 3 warna)

  • Selayang Pandang
Danau Kelimutu yang terletak di puncak Gunung Kelimutu ini masuk dalam rangkaian Taman Nasional Kelimutu. Danau ini berada di ketinggian 1.631 meter dari permukaan laut. Beberapa flora yang dapat ditemui di sekitar danau antara lain Kesambi (Schleichera oleosa), Cemara (Casuarina equisetifolia) dan bunga abadi Edelweiss. Sedangkan fauna yang ada di sekitar danau, antara lain Rusa (Cervus timorensis), Babi hutan (Sus sp.), Ayam hutan (Gallus gallus) dan Elang (Elanus sp.)

  • Keistimewaan
Danau Kelimutu mempunyai tiga kubangan raksasa. Masing-masing kubangan mempunyai warna air yang selalu berubah tiap tahunnya. Air di salah satu tiga kubangan berwarna merah dan dapat menjadi hijau tua serta merah hati; di kubangan lainnya berwarna hijau tua menjadi hijau muda; dan di kubangan ketiga berwarna coklat kehitaman menjadi biru langit.

  • Lokasi
Secara adminitratif, Danau Kelimutu berada pada 3 kecamatan, yakni Kecamatan Detsuko, Kecamatan Wolowaru dan Kecamatan Ndona, ketiganya berada di bawah naungan Kabupaten Dati II Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur.




Lamalera (Perburuan Ikan Paus)

Menceritakan tentang aksi sekelompok nelayan dalam penangkapan ikan paus sperma dengan metode tradisional atau teknik zaman batu. Inilah garis penghidupan mereka belum berubah sejak beratus-ratus tahun silam dan belum tersentuh teknologi.

Gambar yang mengagumkan. Sekelompok nelayan dengan trampil, hanya mengandalkan ketangkasan dan keberanian yang luar biasa, mereka menangkap untuk menangkap ikan paus sperma sepanjang 75 kaki, yang akan mereka manfaatkan bagi penyediaan berbagai bahan kebutuhan dan makanan yang cukup untuk kampung mereka.

Dua perahu nelayan bekerja sama, sedang pimpinan mereka menggantung di udara ketika tombaknya menghunjam tubuh ikan paus ini. Perburuan ini terjadi di perairan Indonesia, mereka berjuang lebih dari enam jam, dengan menggunakan tombak dan pisau tradisional untuk menundukkan ikan paus ini.- Ikan paus ini mereka namai ‘Koteklema’. Akhirnya, nelayan dari Lamalera (suatu kampung yang terletak disebelah selatan pulau Lembata di Indonesia), dapat membunuh paus sperma ini dengan cara sangat tradisional.

Nelayan ini berlayar dari Lamalera dengan layar perahu yang ditenun dari daun gebang dan masing-masing kapal adalah buatan tangan, dengan tidak menggunakan paku atau metal. Tali temali dibuat dari pintalan serat daun telapak tangan dan serat kayu waru. Mereka miskin, mereka bermukim dipulau yang berbatu-batu dan tidak datar, sangat sedikit lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian. penghasilan utama hanya bergantung pada kegiatan penangkapan ikan yang berlimpah seperti ikan marlin, ikan tuna, stingray, penyu, ikan gurita dan udang laut.


http://www.nttprov.go.id/

Tempat Wisata Daratan Timur

Kolam Renang Baumata

Baumata adalah sebuah desa yang terletak 16 Km dari Kota Kupang atau 6 Km Arah Timur dari Bandara El Tari kupang, tepatnya di Kecamatan Kupang Tengah yang merupakan salah satu tempat rekreasi/objek wisata yang cukup dikenal dan ramai dikunjungi orang.

Sebagai tempat rekreasi, selain terdapat Hutan Alam yang merupakan obyek wisata alam (Eco Tourist), Baumata terkenal juga dengan sumber mata air alamiah yang bersih dan segar. Saat ini Perusahaan air Aquamor yang telah mengekspor air mineralnya keberbagai daerah di NTT mengambil air dari sumber air Baumata. Demikian Juga dengan PDAM Kupang yang merupakan sumber air utama bagi Kota Kupang mendapatkan suplay air dari Sumber Air Baumata.


Daya tarik yang menonjol yang dimiliki obyek wisata alam Baumata adalah Kolam Renangnya baik bagi orang dewasa dan anak-anak peninggalan sejarahnya/situs yaitu gua alam yang cukup menarik dengan stalaktit dan stalakmit, berjarak ± 250 meter dari kolam renang. Masyarakat menyebutnya “Gua Jepang” yang merupakan bekas peninggalan Tentara Jepang sebagai tempat persembunyian selama perang dunia ke II


Selain menikmati pemandangan alamnya dengan udara yang sejuk, didekat kolam renang itu juga terdapat kolam alam yang dihiasi dengan bunga teratai sebagai tempat perlindungan beberapa habitat air tawar seperti jenis-jenis ikan dan udang. Juga saat ini oleh pihak pengelola, kolam tersebut telah dibudidayakan beberapa jenis ikan yang potensial untuk dikonsumsi antara lain : Ikan Bandeng, Tawes dan Ikan Mas.


  • Daya Tarik Wisata


Baumata merupakan salah satu tempat rekreasi dan wisata alam yang cukup menarik minat banyak orang. Kegiatan yang dapat dilakukan selain menikmati pemandangan alam dengan udaranya yang sejuk, berkemah, kegiatan fotografi, kebudayaan tradisional masyarakat yaitu “Tarian Hering” yang biasa ditarikan untuk menyambut para pembesar atau Tamu Agung.

  • Sarana Penunjang


Lokasi wisata ini hanya dibuka pada Hari Jumat, Sabtu dan Minggu atau pada hari libur lainnya. Terutama pada pada hari libur obyak wisata akan dikunjungi oleh banyak pengunjung yang berdatangan dari kota KUpang maupun daerah sekitarnya.
Telah tersedia tempat parkir, kamar ganti, Toilet, Warung makan.





Taman Wisata Hutan Camplong


Hutan wisata ini terletak di pinggiran jalan menuju Kota Soe, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, atau 46 kilometer dari kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur.


  • Selayang Pandang

Hutan Camplong merupakan hutan wisata dengan pemandian alamnya yang indah dan sejuk, karena terletak di kaki Gunung Fatuleu. Hutan wisata ini banyak didiami jenis satwa yang dilindungi. Di Hutan Camplong juga banyak terdapat sumber daya alam, seperti sumber mata air, kolam renang alami, aneka jenis flora seperti kayu merah, pinus, lontar, eucalyptus, dan beragam jenis fauna seperti kera, ayam hutan, tupai, kuskus, dan burung (nuri, kakaktua, merpati, puyuh, bangau, elang, tekukur, beo).
Di setiap akhir pekan, yakni Jumat hingga hari Minggu, hutan wisata ini banyak dikunjungi oleh warga kota Kupang. Mayoritas pengunjung adalah keluarga yang mengajak anak-anak mereka yang berusia dikisaran 7-12 tahun.


  • Keistimewaan

Kawasan hutan Camplong memiliki penangkaran buaya, rusa timor dan ular sanca. Di kawasan ini juga dapat ditemui berbagai hewan endemik, seperti rusa timor, burung kakak tua berbahu hijau kekuningan (Olive-shouldered Parrot) dan merpati berpunggung hitam (Black-backed Fruit-Doves). Sedangkan flora endemik yang dapat ditemukan adalah kayu cendana (Santalun Album). Selain itu terdapat pula berbagai goa buatan, peninggalan Jepang semasa perang dunia kedua. Gua ini mengandung nilai sejarah karena menjadi tempat persembunyian pasukan Jepang ketika diserbu oleh warga yang tinggal di sekitar Hutan Camplong.







Pantai Lasiana

Pantai Lasiana mulai dibuka untuk umum sekitar tahun 1970-an.Pantai ini terletak di Kecamatan Kupang Tengah, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Sejak Dinas Pariwisata NTT memoles dengan membangun berbagai fasilitas pada tahun 1986, Pantai Lasiana ramai dikunjungi turis asing. Sesuai rencana pengembangan Pemkot Kupang, Pantai Lasiana akan dijadikan Taman Budaya Flobamora, yakni sebutan yang mengacu pada keseluruhan suku bangsa di dekat Pantai Lasiana, antara lain, Flores, Sumba, Timor dan Alor.

Di pantai Lasiana ini banyak didapati lopo-lopo yang berderet. Lopo-lopo adalah sebutan lokal untuk pondok yang dibangun menyerupai payung dengan tiang dari batang pohon kelapa atau kayu dan beratapkan ijuk, pelepah kelapa atau lontar, dan alang-alang. Bisa juga beratapkan seng yang bagian luarnya dilapisi ijuk, pelepah kelapa atau lontar dan alang-alang.





http://www.nttprov.go.id/

Gubernur NTT

Daftar Gubernur :

1. Brigjen J. Lalamentik = 1960-1965

2. El Tari = 1966 - 1978

3. Brigjen Ben Mboi = 1978 - 1988

4. Hendrik Fernandez = 1988 - 1993

5. Brigjen Herman Musakabe = 1993 - 1998

6. Piet Alexander Tallo, SH = 1998 - 2008

7. Drs. Frans Lebu Raya = 2008 - 2013

Letak dan Luas Wilayah


Ibukota

Ibukota dari Nusa Tenggara Timur adalah Kupang


Letak dan Luas Wilayah

Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terletak di selatan katulistiwa pada posisi 80 – 120 Lintang Selatan dan 1180 – 1250 Bujur Timur.

Batas-batas wilayah :

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Flores
  • Sebelah Selatan dengan Samudera Hindia
  • Sebelah Timur dengan Negara Timor Leste
  • Sebelah Barat dengan Propinsi Nusa Tenggara Barat.

NTT merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 566 pulau, 432 pulau diantaranya sudah mempunyai nama dan sisanya sampai saat ini belum mempunyai nama. Diantara 432 pulau yang sudah bernama terdapat 4 pulau besar: Flores, Sumba, Timor dan Alor (FLOBAMORA) dan pulau-pulau kecil antara lain: Adonara, Babi, Lomblen, Pamana Besar, Panga Batang, Parmahan, Rusah, Samhila, Solor (masuk wilayah Kabupaten Flotim/ Lembata), Pulau Batang, Kisu, Lapang, Pura, Rusa, Trweng (Kabupaten Alor), Pulau Dana, Doo, Landu Manifon, Manuk, Pamana, Raijna, Rote, Sarvu, Semau (Kabupaten Kupang/ Rote Ndao), Pulau Loren, Komodo, Rinca, Sebabi, Sebayur Kecil, Sebayur Besar Serayu Besar (Wilayah Kabupaten Manggarai), Pulau Untelue (Kabupaten Ngada), Pulau Halura (Kabupaten Sumba Timur, dll. Dari seluruh pulau yang ada, 42 pulau telah berpenghuni sedangkan sisanya belum berpenghuni. Terdapat tiga pulau besar, yaitu pulau Flores, Sumba dan Timor, selebihnya adalah pulau-pulau kecil yang letaknya tersebar, komoditas yang dimiliki sangat terbatas dan sangat dipengaruhi oleh iklim. Luas wilayah daratan 47.349,90 km2 atau 2,49% luas Indonesia dan luas wilayah perairan ± 200.000 km2 diluar perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).


http://id.wikipedia.org/wiki/Nusa_Tenggara_Timur

Lambang dan Semboyan Nusa Tenggara Timur

Lambang Provinsi Nusa Tenggara Timur

Arti dari lambang Provinsi NTT :

B I N T A N G
Melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

K O M O D O
Melambangkan Kekayaan Alam Khas NTT

P A D I dan K A P A S
Melambangkan Kemakmuran.

T O M B A K
Melambangkan Keagungan dan Kejayaan

P O H O N B E R I N G I N
Melambangkan Persatuan Dan Kesatuan



http://id.wikipedia.org/wiki/Nusa_Tenggara_Timur

Kabupaten dan Kota

No. Kabupaten/Kota Ibu kota
1 Kabupaten Alor Kalabahi
2 Kabupaten Belu Atambua
3 Kabupaten Ende Ende
4 Kabupaten Flores Timur Larantuka
5 Kabupaten Kupang Kupang
6 Kabupaten Lembata Lewoleba
7 Kabupaten Manggarai Ruteng
8 Kabupaten Manggarai Barat Labuan Bajo
9 Kabupaten Manggarai Timur Borong
10 Kabupaten Ngada Bajawa
11 Kabupaten Nagekeo Mbay
12 Kabupaten Rote Ndao Baa
13 Kabupaten Sabu Raijua Seba
14 Kabupaten Sikka Maumere
15 Kabupaten Sumba Barat Waikabubak
16 Kabupaten Sumba Barat Daya Tambolaka
17 Kabupaten Sumba Tengah Waibakul
18 Kabupaten Sumba Timur Waingapu
19 Kabupaten Timor Tengah Selatan Soe
20 Kabupaten Timor Tengah Utara Kefamenanu
21 Kota Kupang Kupang

MAP Nusa Tenggara Timur



MAP Nusa Tenggara Timur